Karya seni ini saya tulis dengan filosofi yang begitu indah dan divisualisasikan kembali dalam cerita ini. Filosofi antara Batara Kamajaya dan Dewi Kamaratih terukir dalam kehidupan Wira yang diwarisi dari neneknya. Sebuah kisah cinta yang tak terlupakan antara Lady Ndarsumi dengan suaminya yang telah lama meninggal sebagai motivasi nyata bahwa cinta dapat dilestarikan seperti halnya budaya.
Sementara itu, Kamila sendiri adalah seorang dalang wanita Jawa dan sangat terinspirasi oleh filosofi yang menyentuh hati ini.
Rasa tiada ini….
Karya: Rasyida Kamila
Jakarta, 4 Maret 2025
Saat aku melihat tanah
Dengan harapan yang telah punah
Air mata bahkan mengalir
Sangat deras seperti hujan saat petir
Aku memang telah hilang
Hilang dari rasa yang terang
Kegelapan meraja dalam kalbu
Apakah ini salah diriku?
Rasa yang semula berkuasa
Yang aku yakin tak akan pernah tiada
Namun dunia menenggelamkannya
Dengan penderitaan dan delima
Tolong kembalikan aku
Rasa yang muncul pada saat itu
Aku yakin rasa yang telah mati ini
Akan hidup lebih indah lagi